montres

Welcome, visitor! [ Register | Login

fausse rolex montres

About godwinserrano55

Description

Baju Adat Jawa
Jawa yakni pulau dengan penduduk yang paling banyak di Indonesia. Tak heran sekiranya etnis Jawa memang menjadi mayoritas di negara ini. etnis Jawa tidak hanya tinggal di Pulau Jawa, tapi ada juga yang menyebar ke pulau lainnya. sehingga banyak adat istiadat Jawa yang diadopsi oleh tradisi kebiasaan di tempat lain. sebuah budaya tak lengkap sekiranya tidak memandang dari sisi pakaian adatnya. Pakaian adat Jawa amat beraneka dan akan kami bahas sebagian disini.

Pakaian yang pertama yakni kanigaran, pakaian ini mulanya merupakan baju khas pernikahan oleh keluarga kerajaan keraton Yogyakarta. Tetapi pada masa sutlan Hamengkubuwono IX, pakaian ini sudah dipersilahkan untuk masyarakat bukan bangsawan. Sehingga ketika ini kanigaran menjadi unggulan para pengantin, terutamanya oleh pengantin berdarah Jawa.

Kanigaran ini berasal dari bahan beludru hitam dengan bawahan berupa kampuh atau dodot. Riasan dan aksesoris yang digunakan mempunyai aturan khusus tersendiri, sehingga hanya dimengerti oleh perias profesional adat Jawa.

Pakaian adat Jawa selanjutnya bernama basahan, dimana baju ini juga sama dengan kanigaran yaitu untuk keperluan pada upacara pernikahan. Basahan ini ialah baju pada masa kerajaan Mataram. https://takterlihat.com/ dengan kanigaran, pemakaian baju basahan ini tidak memakai baju luaran pada kemben. Padahal untuk aksesoris serta riasan hampir mirip dengan gaya kanigaran.

Pakaian khas Jawa lekat sekali dengan yang namanya kebaya. Pakaian tradisional yang dikhususkan untuk kaum perempuan ini memang betul-betul populer. Biasanya terbuat dari kain dengan tambahan brukat sebagai pemanis, kebaya menjadi pakaian formal di beraneka acara seperti pernikahan.

Kebaya sendiri berasal dari kata abaya yang artinya baju. Tapi, berdasarkan sejarah kebaya dibawa dari Tiongkok dan memperoleh akulturasi kebiasaan dari Jawa sehingga menjadi seperti kini. Pakaian yang selalu dipadukan dengan bawahan jarik ini dulu ialah simbol aristokrasi yang membedakan antara wanita ningrat dan rakyat biasa.


Berdasarkan sejarawan kebaya yang terbuat dari kain sutra, brukat, serta beludru yang ditambah dengan aksesoris bros di komponen dada sudah ada sejak tahun 1817. Kebaya bertahan menjadi pakaian putri ningrat, sampai saat ini menjadi pakaian tradisional yang masih banyak disukai oleh perempuan di Indonesia.

Baju Jawa yang terakhir yakni beskap, yang yakni baju tradisional untuk para kaum pria. Beskap telah ada sejak zaman Kerajaan Mataram yaitu pada akhir abad ke 18.

Format beskap merupakan kemeja lipat dengan kerah tak berlipat, warna baju ini polos dengan hiasan aksesoris pada komponen kanan dan kiri dada. Pola kancingnya juga diciptakan menyamping serta bagian belakang dibiarkan terbuka untuk tempat keris. Baju adat Jawa ini merupakan pakaian atasan Jawi Jangkep, namun sering kali kali diaplikasikan terpisah. Ada 4 jenis beskap merupakan gaya solo, gaya Jogjakarta, Landung, dan Gaya Kulon.

Sorry, no listings were found.

replica swiss watches breitling repliques de montres